Arsitektur bangunan kantor pos dapat dibagi menjadi 3 (tiga) bagian yaitu kepala, badan dan kaki. Gaya arsitektur yang digunakan dipastikan bukan bangunan jenis manapun juga baik Gothic (klasik) atau bangunan tradisional.

Arsitektur Indis

Bentuk mengambil pola arsitektur Indis yaitu gaya arsitektur yang merupakan gabungan antara arsitektur Belanda dengan unsur lokal. Sosok bangunan ini jelas berbeda dari bangunan-bangunan lama seperti balaikota ataupun bank Indonesia. Kedua bangunan ini seperti benar-benar bangunan Eropa yang berada di bumi Nusantara. Sedangkan bangunan kantor pos mengambil berbagai unsur elemen lokal seperti penonjolan panggung di samping kanan. Keberadaan unsure panggung ini tidak menjadi unsur utama dengan diletakkan di depan namun berada di samping. Jenis bangunan dengan panggung seperti ini dapat kita lihat di kantor pos Yogyakarta. Ada keinginan dari sang perancang memasukkan unsur-unsur lokal dalam hal ini ciri khas bangunan Melayu.

Tujuan menerapkan unsur-unsur lokal ini bukan disebabkan karena adanya ikatan emosional namun dipengaruhi paham yang tengah berkembang kuat yaitu Indis. Paham Indis ini memiliki ciri khas masih memiliki dasar bangunan Eropa bahkan ruhnya sekalipun masih menempatkan landasan berpikir bumi seberang. Namun ada beberapa penyelesaian arsitektural yang mengadopsi unsur-unsur lokal. Beberapa arsitek ternama sebagaimana disebutkan pada uraian sebelumnya memang sengaja mengadopsi unsur-unsur lokal tanpa menjelaskan bentuk asalnya atau memang berusaha mengadopsi dengan memperlihatkan asalnya.

Bangunan kantor pos ini jelas dipengaruhi gaya Belanda dilihat dari unsur atap dan dindingnya. Adanya unsur atap yang menjulang tinggi seperti menara hanya untuk menonjolkan kesan monumentalnya. Fungsinya tidak jelas namun sebagai unsur bangunan membuat bangunan kantor pos nampak megah tidak kalah dengan bangunan sekitarnya.Menara ini hanya untuk membentuk rongga di dalam yang besar dan tinggi. Diameter rongga kurang lebih mencapai 20 meter. Adanya rongga ini membuat kita yang berada di dalamnya merasa pada ruang yang megah.

Iklan