Tidak kurang terdapat 50-an bangunan kantor pos bersejarah di Indonesia yang tersebar pada kota-kota lama. Bangunan-bangunan ini hampir semuanya masih difungsikan sebagai kantor pelayanan pos. Namun demikian seperti halnya dengan kondisi bangunan bangunan bersejarah lain di Indonesia perlakuannya belum sepenuhnya mengacu pada ketentuan konservasi. Hal ini patut disayangkan karena penggunaan secara tidak tepat atau perlakuan lain seperti renovasi akan merusak atau menghilangkan nilai-nilai arsitekturnya. Tabel di bawah ini menunjukkan ada 16 bangunan gedung kantor pos yang dapat diidentifikasi oleh penulis. Namun demikian sebenarnya masih terdapat bangunan-bangunan lain yang termasuk bersejarah. Sehubungan hal tersebut penulis berharap bagi semua pihak yang mengetahui informasi tersebut dapat mengirimkan pada penulis.

Tabel

Lokasi Gedung Kantor Pos Bersejarah di Indonesia

No

Lokasi

Kondisi

Keterangan

1

Kantor Pos Pasar Baru sekarang menjadi Gedung Filateli Jakarta

Dipergunakan sebagai gedung pelayanan filateli

Dibangun tahun 1917

2

Kantor Pos Jakarta Tamanfatahillah

Dipergunakan sebagai kantor pelayanan pos

3

Kantor Pos Jatinegara

Dipergunakan sebagai kantor pelayanan pos

4

Kantor Pos Cikini

Dipergunakan sebagai kantor pelayanan pos

5

Kantor Pos Bandung

Dipergunakan sebagai kantor pelayanan pos

6

Kantor Pos Cirebon

Dipergunakan sebagai kantor pelayanan pos

7

Kantor Pos Semarang

Dipergunakan sebagai kantor pelayanan pos

8

Kantor Pos Pekalongan

Dipergunakan sebagai kantor pelayanan pos

9

Kantor Pos Banyumas

Dipergunakan sebagai kantor pelayanan pos

10

Kantor Pos Yogyakarta

Dipergunakan sebagai kantor pelayanan pos

11

Kantor Pos Semarang Bangkong (Karangturi)

Dipergunakan sebagai kantor pelayanan pos

12

Eks Kantor Pos Candi Lama

Dipergunakan sebagai kantor pelayanan pos

13

Kantor Pos Parakan (?)

Dipergunakan sebagai kantor pelayanan pos

14

Kantor Pos Wonosobo

Dipergunakan sebagai kantor pelayanan pos

15

Kantor Pos Surabaya

Dipergunakan sebagai kantor pelayanan pos

16

Kantor Pos Pemuda-Surabaya

Dipergunakan sebagai kantor pelayanan pos

Apa yang bisa dilakukan saat ini ? Tindakan pertama adalah melakukan inventarisasi aset tersebut meliputi informasi teknis, umur, kesejarahan, nilai-nilai arsitektur, permasalahan yang dihadapi dan hal-hal lain yang diperlukan seperti fungsi, potensi yang bisa dikembangkan, kerusakan dan sebagainya. Penelitian ini dilakukan dengan observasi lapangan, wawancara dengan petugas, pensiunan pos, instansi pemerintah terkait, budayawan dan pihak-pihak yang berkompeten lainnya. Tindakan kedua adalah melakukan dokumentasi sehingga informasi tersebut lebih bermakna serta dapat digunakan menjadi bahan untuk kajian konservasi. Tindakan ketiga adalah melakukan perencanaan untuk langkah konservasi.

Iklan